Desa Pulogedang
Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang
Pemasangan Banner oleh Mahasiswa ITEBIS PGRI DEWANTARA JOMBANG 2026

Tingkatkan Daya Saing, Mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara Jombang Fasilitasi NIB dan Banner Gratis bagi UMKM Desa Pulogedang ​JOMBANG – Dalam upaya nyata mendukung transformasi ekonomi kerakyatan, kelompok mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara Jombang menggelar program kerja sosialisasi legalitas usaha di Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang, Jombang. Kegiatan ini berfokus pada pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta pemberian fasilitas pemasangan banner usaha secara gratis bagi para pelaku UMKM setempat.
​Legalitas sebagai Kunci "Naik Kelas"
​Banyak pelaku UMKM di Desa Pulogedang yang memiliki produk berkualitas namun terkendala masalah administratif. Menyadari hal tersebut, mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara hadir untuk memberikan pendampingan door-to-door maupun kolektif. NIB bukan sekadar identitas, melainkan "paspor" bagi pelaku usaha untuk mengakses berbagai fasilitas negara, mulai dari sertifikasi halal, bantuan modal, hingga perlindungan hukum. Dengan memiliki NIB, UMKM di Desa Pulogedang kini resmi terdaftar dalam sistem Online Single Submission (OSS).
​Dukungan Visual Lewat Banner Gratis
​Selain aspek legalitas, mahasiswa juga menyoroti pentingnya branding visual. Melalui program pemasangan banner gratis, diharapkan warung dan tempat usaha warga menjadi lebih profesional dan mudah dikenali oleh calon pembeli. ​"Kami ingin UMKM di Desa Pulogedang tidak hanya kuat secara hukum, tapi juga menarik secara tampilan. Banner ini adalah langkah awal agar identitas usaha mereka lebih menonjol," ujar salah satu perwakilan mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara.
​Wujud Bakti untuk Indonesia Maju
​Program ini merupakan implementasi dari semangat pengabdian masyarakat. Dengan membantu UMKM lokal memperkuat fondasi usahanya, mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara turut berkontribusi dalam menciptakan ketahanan ekonomi nasional dari tingkat desa. Langkah kecil dari Desa Pulogedang ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain di Jombang untuk mulai mendigitalisasi dan melegalkan usaha mereka demi menyongsong visi Indonesia Maju.Tingkatkan Daya Saing, Mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara Jombang Fasilitasi NIB dan Banner Gratis bagi UMKM Desa Pulogedang JOMBANG – Dalam upaya nyata mendukung transformasi ekonomi kerakyatan, kelompok mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara Jombang menggelar program kerja sosialisasi legalitas usaha di Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang, Jombang. Kegiatan ini berfokus pada pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta pemberian fasilitas pemasangan banner usaha secara gratis bagi para pelaku UMKM setempat. ​Legalitas sebagai Kunci "Naik Kelas"
​Banyak pelaku UMKM di Desa Pulogedang yang memiliki produk berkualitas namun terkendala masalah administratif. Menyadari hal tersebut, mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara hadir untuk memberikan pendampingan door-to-door maupun kolektif. ​NIB bukan sekadar identitas, melainkan "paspor" bagi pelaku usaha untuk mengakses berbagai fasilitas negara, mulai dari sertifikasi halal, bantuan modal, hingga perlindungan hukum. Dengan memiliki NIB, UMKM di Desa Pulogedang kini resmi terdaftar dalam sistem Online Single Submission (OSS). ​Dukungan Visual Lewat Banner Gratis
​Selain aspek legalitas, mahasiswa juga menyoroti pentingnya branding visual. Melalui program pemasangan banner gratis, diharapkan warung dan tempat usaha warga menjadi lebih profesional dan mudah dikenali oleh calon pembeli. "Kami ingin UMKM di Desa Pulogedang tidak hanya kuat secara hukum, tapi juga menarik secara tampilan. Banner ini adalah langkah awal agar identitas usaha mereka lebih menonjol," ujar salah satu perwakilan mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara. Wujud Bakti untuk Indonesia Maju. Program ini merupakan implementasi dari semangat pengabdian masyarakat. Dengan membantu UMKM lokal memperkuat fondasi usahanya, mahasiswa ITEBIS PGRI Dewantara turut berkontribusi dalam menciptakan ketahanan ekonomi nasional dari tingkat desa. Langkah kecil dari Desa Pulogedang ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain di Jombang untuk mulai mendigitalisasi dan melegalkan usaha mereka demi menyongsong visi Indonesia Maju.


